Manusia yang Berjalan Telanjang

Pernah terpikirkan betapa mudahnya dunia ini bila data tentang semua manusia itu dipublikasikan secara daring dan aksesnya tidak dibatasi? Manusia akan lebih mudah saling mengenal dan juga mengetahui bagaimana mereka harus bersikap ketika mereka bertemu dengan orang yang akan mereka hadapi. Dari data yang didapat, manusia bisa menganalisis apa yang harus dan tidak harus dia lakukan terhadap sesorang. Aku pikir ini akan lebih efisien, memiliki informasi mengenai orang yang akan dihadapi dan tidak perlu repot menggali informasi dari mereka sebagai bahan bicara. Bisa langsung berbicara ke poin utama tanpa harus berbasa-basi dan menghemat waktu masing-masing. Itu sisi positifnya.

Mengingat ada sisi positif, tentu saja tidak akan afdol bila tidak menyertakan sisi negatifnya. Tersebarnya data pribadi dan akses yang terlalu bebas tentu akan memiliki efek buruk juga. Data yang tersebar bisa jadi menjadi senjata bagi manusia tipe manipulator untuk memanipulasi orang tertentu untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Menggunakan informasi sebagai senjata untuk memeras, melakukan tindak kriminal dan juga bahkan melakukan kerusakan pada sistem sosial. Tentunya hal seperti ini bukanlah hal yang diharapkan untuk terjadi.

Media sosial saat ini ternyata mulai menunjukkan celahnya sebagai pusat basis data yang sangat melimpah. Kebebasan informasi dan tersebarnya data pribadi bukanlah hal yang mencolok lagi sekarang. Dahulu, manusai sangat skeptik sekali dengan orang asing yang menanyai mereka tentang kehidupan mereka, bahkan untuk kepentingan akademis sekalipun. Namun kini, kita bisa melihat di semua media sosial, bahkan sampai hal sederhana seperti dimana saja kita makan pun, semua orang asing bisa mengakses data kita dan menyimpulkan apa kesukaan kita. Semua orang bisa tahu status kita dan dimana kita berada saat ini. Semua kegiatan kita bisa diawasi dan dilihat oleh semua orang, yang kita kenal ataupun tidak. Semua orang secara sukarela menaruh dan menyerahkan data pribadi mereka ke orang asing yang bahkan tidak pernah mereka temui secara langsung. Pernahkah terpikirkan bila informasi semacam ini bisa dimanfaatkan oleh orang lain untuk menjahati Anda?

Di balik kemudahan yang ditawarkan oleh era kebebasan informasi ini, aku rasa ini sangat memudahkan bagi orang sepertiku untuk menganalisa orang yang aku kenal lebih dalam. Hanya cukup membuka media sosial yang aku miliki, tanpa harus posting apapun, aku bisa dengan mudah mengumpulkan data. Aku punya media sosial? Tentu saja. Memiliki media sosial sekarang pun sepertinya sudah menjadi atribut wajib untuk memenuhi kontrak sosial dengan orang-orang di sekitar. Setiap kita hadir dalam sebuah pertemuan sosial (secara fisik) orang selalu menanyakan kepemilikan kita terhadap sebuah akun di media sosial tertentu. Ya, demi menjalani kontrak sosial itu aku pun akhirnya aku membuat akun-akun tersebut. Sesekali pun juga ikutan posting agar tidak terkesan sebagai orang yang pasif dan hanya mengambil data saja. (Well, actually itu yang aku lakukan)

 Dunia telah berhasil membuat kita, manusia yang berjalan di atasnya sekarang memasuki zaman dimana hampir setiap manusia ditelanjangi, ah bukan, tapi dengan sukarela menelanjangi dirinya sendiri. Bukan hanya telanjang secara fisik, namun data-data pribadinya terekspose kemana-mana. Manusia sekarang menjadi rentan terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya. Hanya karena pembawa informasi ini mengetahui dimana titik rentan yang bisa dia manfaatkan untuk mempengaruhi si korban. Maka dari itu, berhati-hatilah, di luar sana bukan cuma aku yang memanen data kalian secara cuma-cuma. Ada banyak orang yang bahkan lebih jahat daripada diriku yang setiap hari memanen data kalian, mencoba mengetahui apa saja behaviour kalian dan kemana saja kalian pergi. Digunakan untuk apakah data-data itu? Emm, aku tidak tahu dengan persis apa yang mereka lakukan, yang jelas pasti ada hubungannya dengan dua hal, dengan politik atau bisnis. For educational purposes ? I don’t think so.

Advertisements

Published by

Ahmad Saifuddien

Aphantasia absurd.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s